Saturday, March 17, 2018

Laga Anti Klimaks antarkan Lapasa Utama Juara Tonra Cup V 2018

BONE - TonraNews.com; Laga puncak Tonra Cup V 2018 yang mempertemukan PS Sabar Community Kajuara dengan PS Lapasa Utama Mare berlangsung anti klimaks. Hujan deras mengguyur Tonra dan sekitarnya menjelang kick off  tidak mampu menghalangi animo pencinta bola yang datang dari berbagai wilayah sekitarnya. Mereka berbondong-bondong memenuhi pinggir lapangan untuk menyaksikan langsung laga pamungkas yang berlangsung Sabtu 17 Maret 2018 di lapangan Andi Palantei, kecamatan Tonra, kabupaten Bone.
Penonton di tribun kehormatan : Syamsuddin, S.H, M.H; Andi Syarifuddin; Drs. Bambang Hermanto dan Usman, S.Pd
Begitu wasit bersertificat C1 Nasional Muhtar Ali meniup pluit tanda pertandingan dimulai, Lapasa Utama langsung mengambil inisiatif penyerangan, mereka menggebrak wilayah pertahanan lawan dengan mengandalkan sentuhan antar lini dan kombinasi umpan panjang ke ujung tombak Uttank yang juga bertindak sebagai kapten tim.  Mendapat serangan beruntun, Sabar Community harus bertahan dengan sesekali melakukan serangan balik  dengan mengandalkan kecepatan sang predator  Baso Bintang, mantan ujung tombak Perssin Sinjai yang tampil menambah daya dobrak barisan depan Sabar Community. Kondis lapangan yang licin membuat serangan-serangan ke dua tim tidak bisa di konversi menjadi goal, hingga turun minum kedudukan tetap seimbang dengan skor sementara 0-0.

Memasuki babak ke dua, Lapasa Utama terus meningkatkan tempo permainan dengan tekanan sporadis hingga barisan belakang Sabar Community terlihat kewalahan mengantisipasi serangan bergelombang tersbut sehingga terjadi hands ball di area gawang, wasit yang sudah berpengalaman memimpin Liga 3 Indonesia di berbagai wilayah ini langsung menunjuk titik putih. Ketika bola akan dihadapi oleh algojo Lapasa Utama, para pemain Sabar Community melakukan protes atas letak bola pada titik penalti. Official Sabar Community pun kemudian melayangkan  protes ke official pertandingan. Diskusi berjalan alot tidak memenuhi harapan official Sabar Community sehingga memilih walk out dan tidak melanjutkan pertandingan. "Kami sangat kecewa dan sangat dirugikan dengan kepemimpinan wasit, kami memilih tidak melanjutkan pertandingan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan" ujar Mustanil Arifin salah seorang official dengan nada kesal, sambil berlalu dan mengajak timnya meninggalkan arena pertandingan. Dengan demikian, kejadian ini secara otomatis menempatkan Lapasa Utama sebagai juara Tonra Cup V 2018.
Penyerahan Piala Bergilir Tonra Cup oleh Syamsuddin, S.H, M.H didampingi Andi Syarifuddin
Para penonton pun tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya. "Kami kecewa, pertandingan dihentikan sebelum waktunya berakhir" ujar Saipul, salah seorang penggemar fanatik yang mengaku terlambat datang. Penonton lainnya, Ewing yang datang dari Wajo bersama teman-temannya khusus untuk menyaksikan laga bergengsi ini juga tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya "Saya melihat kepemimpinan wasit kurang bagus, harusnya panitia menggunakan wasit terbaik untuk memimpin pertandingan final" ungkapnya.

Menanggapi jalannya pertandingan, pengawas pertandingan Usman K, S.Pd menjelaskan bahwa panitia dan perangkat pertandingan telah berusaha semaksimal mungkin untuk menerapkan standard nasional selama kompetisi, mulai dari peraturan pertandingan, pemilihan wasit dan perangkatnya, sampai hal kecil seperti prosesi masuk ke lapangan, penempatan bench pemain dan official team, dan lain-lain. "Tonra Cup V ini diadakan dengan koordinasi dengan KONI dan PSSI Pengda Bone, kekecewaan dan ketidakpuasan adalah sesuatu yang wajar dan menjadi masukan yang positif" ujar aktifis pemuda yang juga pemegang sertifikat wasit C1 Nasional yang menjadi perangkat pertandingan bersama Andi Asri, S.Pd, M.Pd.

Lapasa Utama yang tampil sebagai Juara Tonra Cup 2018 berhak atas Piala Bergilir, Piala Tetap dan Uang Pembinaan sebesar Rp. 7 Juta, sedangkan Sabar Community berhak atas Piala Tetap dan Uang Pembinaan sebesar Rp. 5 Juta. Biroro Utama Tonra dan Gerakan Beringin Muda Watampone tampil sebagai juara ke tiga bersama dan berhak atas uang pembinaan sebesar Rp. 2 Juta.
Baso Bintang, ujung tombak Sabar Community membuktikan ketajamannya dengan tampil sebagai pencetak gol terbanyak serta Aksan dari Biroro Utama terpilih sebagai pemain terbaik, masing-masing berhak atas uang pembinaan sebesar Rp. 1 Juta.

Selamat untuk para juara dan sampai jumpa di TONRA CUP VI 2020

#syb*

Advertisement
Comments
0 Comments

0 comments