Monday, July 9, 2018

Anak Tonra, Wisudawan Terbaik Universitas Hasanuddin


TonraNews.com-Makassar; Universitas Hasanuddin Makassar kembali akan menggelar prosesi wisuda dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana Periode Keempat Tahun 2017/2018 di Gedung Baruga Andi Pangeran Pettarani Kampus Universitas Hasanuddin, Selasa 10 Juli 2018. Acara  akan dihadiri oleh Rektor Unhas Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA: Majelis Wali Amanah, Senat Akademik, Dewan Professor, Pimpinan Fakultas dan Lembaga yang ada dalam lingkungan Universitas Hasanuddin

Dalam wisuda kali ini, Universitas Hasanuddin menetapkan Nur Rahmi sebagai wisudawan terbaik universitas dari rumpun fakultas eksakta. Nur Rahmi mencatatkan namanya sebagai wisudawan terbaik setelah berhasil menyelesaikan studi di jenjang Strata Satu Ilmu Peternakan Program Studi Sosial Ekonomi Peternakan dengan Indeks Prestasi Kumulatif 3.92; masa studi 3 tahun dan 8 bulan; dan lulus dengan predikat Cum Laude. Atas prestasi tersebut, pihak kampus memberikan apresiasi berupa bebas test masuk Program Pasca Sarjana Unhas (S2) dan Tabungan senilai 2.5 juta rupiah.
Nur Rahmi menyelesaikan studinya setelah mempertahankan skripsi yang berjudul Peramalan Populasi Ternak Sapi Potong di Kab. Bone. Dari hasil penelitian dengan metode peramalan quantitative intrinsic-time series, Nur Rahmi memaparkan bahwa target pemerintah terhadap pertumbuhan populasi sapi ternak belum tercapai karena pertumbuhan populasi yang rendah akibat rendahnya kelahiran dan tingginya ternak yang keluar.

Dalam acara ramah tamah Wisudawan Fakultas Peternakan, Muhammad Takdir yang merupakan ayah dari Nur Rahmi diberikan kehormatan untuk memberikan sambutan mewakili keluarga wisudawan. Di hadapan para dosen, wisudawan dan keluarganya serta mahasiswa yang hadir, Muhammad Takdir menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas bimbingan yang telah diberikan oleh para dosen selama wisudawan menjalani proses belajar di fakultas tersebut. Sedangkan kepada wisudawan, walaupun ia saat ini berprofesi sebagai pegawai negeri sipil namun ia berpesan agar para wisudawan tidak terlalu menggantungkan diri untuk bekerja sebagai pegawai negeri sipil. “bekerja di bidang swasta lebih menjanjikan, apa lagi jika bisa mengembangkan ilmu yang telah diperoleh dalam bidang wirausaha” ujar Muhammad Takdir yang juga alumni Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin.
 
Mimi, nama panggilan gadis yang dilahirkan di Tonra 22 Juli 1996 adalah anak sulung dari 3 bersaudara, dua orang adiknya yaitu Muhammad Syamsir juga dinyatakan lolos masuk Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin sedangkan Syamsul Meladi saat ini masih mengenyam pendidikan di SMA 10 Bone. Ayahnya Muhammad Takdir adalah pegawai negeri sipil di Dinas Peternakan Kabupaten Bone, sedangkan Ibunya Nurhadati merupakan Penyuluh Kelautan dan Perikanan. Dalam keseharian, Mimi dikenal sebagai gadis yang sederhana, murah senyum dan rendah hati. Di beberapa kesempatan, kontributor TonraNews pun hanya mendapatkan senyum manisnya ketika berpapasan dalam perjalanan menuju rumah neneknya yang hanya berjarak sepelemparan dari kediaman orang tuanya. Nur Rahmi, bukan saja cantik tapi juga cerdas.
Ketika TonraNews kembali menghubungi via telepon sellular untuk mengkonfirmasi rencana kedepannya, Nur Rahmi yang sedang berkumpul bersama keluarganya menyatakan keinginannya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Saya sangat ingin untuk lanjut ke S2, apalagi ada tawaran dari universitas. Tapi semua tergantung pada orang tua” ungkapnya antusias dan penuh harap. Walau tak begitu jelas, TonraNews mendengar perbincangan kedua orang tuanya yang akan memberikan dukungan akan cita-cita tersebut sekaligus penghargaan atas prestasi membanggakan yang telah diraihnya.
 
Prestasi yang di raih oleh Nur Rahmi menambah panjang deretan prestasi anak-anak Tonra. Sebelumnya, Febriansyah juga dinobatkan sebagai wisudawan terbaik Universitas Negeri Makassar, Rabu 6 Februari 2016 yang lalu setelah menyelesaikan jenjang Strata Satu Ilmu Pendidikan Luar Biasa dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tertinggi 3.97 hanya dalam jangka 3 tahun 4 bulan dengan predikat Cum Laude. Kini, Febriansyah hampir merampungkan pendidikan pada Program Pascasarjana UNM dari beasiswa yang diperolehnya sebagai wisudawan terbaik.
Advertisement
Comments
0 Comments

0 comments